Langsung ke konten utama

TPID Pariaman Timur Apresiasi Perkembangan BUMDes Saipa Saiyo



Pariaman, Sitinjausumbar.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Saipa Saiyo perlu didorong untuk terus meningkatkan usahanya dalam melayani kebutuhan masyarakat di Desa Sungai Pasak Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman. Potensi BUMDes Saipa Saiyo yang sudah mulai melakukan kegiatan usaha patut diberikan apresiasi.
Demikian diungkapkan Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Pariaman Timur Syahminal, SE, MM ketika meninjau kegiatan BUMDes Saipa Saiyo, Senin  (22/10/2018)  di kantornya, Jalan Siti Baheram Desa Sungai Pasak, Pariaman. Syahminal didampingi dua anggota TPID Pariaman Timur, Armaidi Tanjung dan Surya Nurlian.
Menurut Syahminal, dari data yang diberikan pengurus BUMDes Saipa Saiyo, terlihat aktifitas BUMDes ini serius dalam pengelolaannya. Dasar hukum pendirian BUMDes-nya pun sangat jelas. Yakni dengan dikeluarkannya Peraturan Desa terkait BUMDes. Apalagi adanya beberapa kali perubahan Perdes BUMDes ini, menunjukkan keseriusan Desa Sungai Pasak dan pengelola BUMDes untuk memajukan BUMDes.
“Saya akan rekomendasikan desa-desa lain yang ingin mendirikan dan mengelola BUMDes di desanya. Walaupun BUMDes ini masih dalam penataan dan baru mulai melakukan kegiatan usaha, tapi sudah jalan. Sedangkan desa lain ada yang masih tahap proses pendirian. Apresiasi patut kita berikan kepada Desa Sungai Pasak yang serius mengembangkan BUMDes,” kata Syahminal yang langsung berbelanja membeli pulsa di BUMDes Saipa Saiyo.
Bendahara BUMDes Saipa Saiyo Wita Osmaini menyebutkan, saat ini BUMDes sudah melayani kegiatan pembayaran air bersih, usaha ekonomi masyarakat simpan pinjam dan Laku Pandai kerjasama dengan BNI 46. “Pelayanan Laku Pandai melayani buka tabungan, setoran tunai, tarik tunai, registrasi uang elektronik, transfer, pembayaran (listrik, telepon, BPJS, PDAM, multifinance, tiket, dll), pembelian pulsa hape dan token listrik,” kata Osmaini.
Sebelumnya, TPID diterima Kepala Desa Sungai Pasak Ansharuddin dan Sekretaris Desa Sungai Pasak Evi Rozi. (02)
http://sitinjausumbar.com/berita-tpid-pariaman-timur-apresiasi-perkembangan-bumdes-saipa-saiyo.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar dari Bung Hatta dan KH Hasyim Asy’ari

Oleh: armaidi tanjung (Pecinta Tokoh Indonesia) Dua tokoh yang terlahir dari rahim Indonesia dalam perjalanan masa pendidikannya, bertahun-tahun berada di negeri orang. Meski bertahun di sana, keduanya tetap menjadi jati dirinya sebagai orang Indonesia. Bahkan dikemudian hari, mereka menentang bangsa dimana beliau menuntut ilmu. Keduanya adalah   Mohammad Hatta yang dikenal dengan Bung Hatta dan KH Hasyim Asy’ari.  Bung Hatta dikenal dengan tokoh proklamator   bangsa Indonesia. Karena beliau bersama Soekarno mengatasnamakan kemerdekaaan Indonesia. Bung Hatta kelahiran 12 Agustus 1902 di Bukittinggi, dari pasangan Haji Mohammad Jamil dan Siti Saleh. Haji Mohammad Jamil berasal dari Batuhampar, dekat Kota Payakumbuh, anak dari Syekh Arsyad, seorang guru agama yang cukup di kenal. Sedangkan Siti Saleha, asli Kota Bukittinggi. Ayahnya bernama Ilyas Bagindo Marah, seorang pedagang. Hatta sendiri anak kedua, kakaknya perempuan bernama Rafi’ah. Umur tujuh tahun, ayahny...

17 ASN Pemko Pariaman dan Kemenag Ikuti MTQ KORPRI Sumbar

Pariaman, Sitinjausumbar.com --- Walikota Pariaman  diwakili  Sekdako Pariaman Indra Sakti  melepas 17 orang ASN Pemko dan ASN Kemenag Kota Pariaman yang terdiri dari peserta dan official Kontingen Musabaqah Tilawatil Quran Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk mengikuti MTQ KORPRI Nasional IV Tingkat Sumatera Barat di Padang, Selasa (23/10). MTQ KORPRI akan berlangsung 23-24 Oktober 2018  di UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat dan Pelkes di Gunuang Pangilun Padang. Dalam arahannya, Indra Sakti didampingi Kadis Kominfo Kota Pariaman Nazifah di ruang kerjanya, Pemko Pariaman mengapresiasi para peserta yang memang sesuai aturan dalam event ini merupakan para Pegawai Negeri Sipil atau ASN. Lebih lanjut, kata Indra Sakti, Pegawai Negeri Sipil atau ASN bukan hanya mampu membantu pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan atau hanya semata berkutat pada urusan birokrasi. Melainkan, pegawai Negeri Sipil atau PNS juga bisa menjadi contoh atau t...

PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP DAN BENCANA KABUT ASAP

PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP DAN BENCANA KABUT ASAP   Oleh: Sabiruddin   dan Armaidi Tanjung (Sabiruddin, dosen jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Pengampu mata kuliah Ilmu Dakwah di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Imam Bonjol Padang) ( Armaidi Tanjung, Master bidang kajian Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam,   Program Pascasarjana IAIN Imam Bonjol Padang dan Pengampu mata kuliah Metode Pekerjaan Sosial di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Imam Bonjol Padang) email: sabiruddinjuli@gmail.com dan armaidi9@gmail.com ABSTRAK Pencemaran lingkungan hidup semakin tidak terbendung seiring dengan pesatnya pembangunan di berbagai sektor kehidupan. Pencemaran lingkungan menimbulkan   kerusakan lingkungan hidup.   Pencemaran tersebut   pada dasarnya terjadi karena,   mengubah ciptaan Allah, kezhaliman untuk melakukan   pengrusakan lingkungan, berjalan sombong di mu...